Rubrik Ikhtitam

Minggu, 27 Maret 2011

KEUNGGULAN AJARAN ISLAM
(YANG BERSUMBER PADA AL-QUR’AN DAN HADITS)

Ajaran Islam memang tidak ada yang melebihi dari segi apapun, Islam memang benar-benar unggul dalam segala bidang dibanding dengan ajaran yang lainnya diseluruh muka bumi dari sejak diturunkannya hingga masa kini dan sampai akhir zaman. Berikut adalah beberapa bukti keunggulan Ajaran Agama Islam dibnding dengan ajaran yang lain :

Ö        Kita lihat Al-Qur'an yang menjadi pedoman hidup bagi muslimin tidak ada perobahan sama sekali, di manapun kita dapati tidak dinegara-negara muslim bahkan dinegara kafirpun Al-Qur'an tetap sama sebagaimana yang kita baca dan itu sesuai dengan sejak diturunkannya Al-Qur'an kepada Nabi saw. lantaran Malaikat Jibril. Dilihat dari bukti tersebut mana diantara ajaran selain Ajaran Islam yang kitabnya seutuh Al-Qur'an, sejak 14 abad yang lau tidak pernah kita dapati perubahan sdikitpun.

Ö        Kita dapati jutaan manusia santriwan, santriwati dan juga yang lainnya, mereka sama membaca, membaguskan bacaan dan bahkan menghafalkan akan Al-Qur'an dari generasi kegenerasi, sampai-sampai, jika terjadi mushaf Al-Qur'ah itu hilang dari muka bumi, tak akan hilang itu Al-Qur'an karena Allah swt. telah menjaganya lewat dada-dada hambanya yang tidak terkira berapa banyaknya.

Ö        Kita tahu mana hukum, dan undang-undang bikinan manusia yang mampu bertahan ratusan tahun dan tidak mengalami perobahan dan masih dipakai dari generasi kegenerasi. Semua manusia mengakui bahwa tidak ada satupun undang-undang bikinan manusia yang mampu bertahan dan tetap relevan dengan situasi dan kondisi, sebagaimana Al-Qur'an Karena Allah swt. menjaga akan keutuhan Al-Qur'an sampai datangnya hari kiamat sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya surat Al-Jihr (15) ayat 9 yang artinya : sesungguhnya kami (Allah) yang telah menurunkan Adz-Zdikr (Al-Qur'an), dan sesungguhnya kami yang menjaganya

Ö        Al-Qur'an adalah merupakan undang-undang dan hukum Islam, yang  tetap relevan dengan situasi dan kondisi, bertahan, tidak berubah dan tetap dijadikan hukum buat manusia di muka bumi, dimana kita tahu suatu negara disitulah ada sekelompok manusia yang menyatakan diri sebagai seorang muslim yang berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah saw.

Dalam hal ini dunia telah mengakui, sebagaimana telah terjadi pada Konfrensi Internasional yang diselenggaran di Lahore pada tahun 1932 yang lalu, memutuskan untuk mengajukan usulan kepada PBB agar menjadikan syari'at Islam sebagai sumber Hukum Internasional, setelah para pakar hukum Internasional yakin akan keagungan syari'at Islam dan pengaruh positifnya terhadap ummat manusia pada zaman sekarang ini.

Ö        Kita tahu mana hukum dan undang-undang bikinan manusia yang mampu menyelesaikan problem hidup manusia dengan tuntas, tak satupun kita dapati dimuka bumi ini kecuali hukum dan undang-undang yang datang dari Allah dan Rasul-Nya, mana kitab undang-undang yang mampu menyelesaikan problem hidup manusia yang selama ini tak teratasi, seperti halnya :
1.      Korupsi yang telah menyebar luas diseluruh dunia, dengan berbagai macam cara telah dilakukan untuk menghilangkannya, hasilnya nihil. Korupsi tetap berjalan walaupun sangsi-sangsi telah menjerat mereka.

2.      Perzinaan dari sejak ribuan tahun yang lalu, berkembang sampai menjalar keberbagai lapisan masyarakat, tidak hanya dikota-kota besar namun tidak ketinggalan pula dipelosok-pelosok pedesaan, berbagai macam upaya untuk menanggulangi hal tersebut, tidak mampu membikin jeranya mereka, bahkan diahir-akhir ini semakin bertambah pesat perkembangan kemakiyaan perihal zina.

3.      Pembunuhan dan perampokan hampir setiap hari kita mendengar dan membaca lewat koran, majalah, radio dan tayangan TV.

4.      Kema'siyatan dari berbagai macam bentuk dan ragamnya semakin hari semakin bertambah nyata, seakan tak ada lagi yang mampu menghalangi terjadinya kemaksiyatan.

5.      Dekadensi moral bangsa melanda tidak hanya negara-negara kafir bahkan negara yang mengatas namakan Islampun tidak terlepas dari penyakit tersebut.

6.      Dan masih banyak lagi bentuk-bentuk kemaksiyatan yang tidak bisa dibendung.

Dari berbagai macan kemaksiayatan yang telah terjadi sebagaimana tersebut diatas bahkan lebih dari itu, Ajaran Islam mampu untuk menaggulanginya, karena Allahlah yang membikin dan Allahlah yang tahu akan problem yang akan terjadi pada manusia dan Allah tahu pula bagaimana cara mengatasinya, hal ini telah terbukti dimasa Rasulullah saw. dan para shahabat-Nya, mereka menggunakan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup, ternyata mereka hidup rukun dan damai, jauh dibanding pada masa jahiliyah.

Sebelum datang Islam yang disampaikan Rasulullah saw. masa itu disebut dengan zaman jahiliyah, sebutan itu dikarenakan terlalu bodohnya orang yang tidak lagi menggunakan akal fikirannya, mereka berbuat sesuatu dengan mengikuti hawa nafsu dan keinginan belaka. Kebejatan moral masyarakat jahiliyah sudah diluar batas kemanusiaan apalagi diukur dari syari'at Islam jauh menyimpang sebagai contoh :

1.      Kebiasaan saling membunuh satu kelompok dengan kelompok yang lain, hanya perkara yang sepele. Peperangan antar suku, qabilah maupun daerah satu dengan yang lainnya biasa terjadi.

2.      Kebiasaan membunuh anak-anak perempuan, karena dianggapnya seorang perempuan tidak bermanfaat dan bahkan menjadikan beban hidup,

3.      Kebiasaan merampok, mencuri, menyamun dan berjudi.

4.      Kebiasaan berzina, perbuatan itu dilakukan menurut keinginan dan mengikuti hawa nafsu baik kepada tetangga, teman sebaya, yang sudah bersuami atau belum, yang masih kerabat atau tidak, asal mampu berbuat mereka lakukan dan bahkan tidak merasa ganjil jika sampai ketahuan orang lain.

5.      Kebiasaan meminum minuman keras, yang menyebabkan kurangnya akal dan menjadi rusak akhlaq mereka.
6.      Dan masih banyak lagi berbagai macam kemaksiyatan yang mereka lakukan, dalam skala yang kecil maupun yang besar.

Setelah Rasulullah saw. diutus oleh Allah menyampaikan wahyu-Nya, selama kurang lebih 23 tahun, Ajaran tersebut berhasil dengan ijin Allah, mengikis habis semua bentuk bentuk kemaksiyatan yang mereka lakukan, sampai-sampai dinyatakan bahwa shahabat Rasulullah saw, adalah sebagai generasi terbaik ummat ini. Demikian pula jika manusia yang hidup di zaman modern sekarang  ini memakai syari'at Islam sebagai pegangan hidupnya, Insya Allah, Allah pun akan memberikan jalan keluar dari semua problem yang membahayakan masyarakat.

0 komentar:

Posting Komentar